'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

PROKER PDA PERIODE: 2015 - 2020
Home » Program Kerja

PROGRAM DAERAH ‘AISYIYAH

BALIKPAPAN

2015 – 2020

                Program Daerah ‘Aisyiyah Balikpapan periode 2015 – 2020 merupakan program jangka lima tahun yang menjadi acuan dan pedoman umum bagi perumusan dan pelaksanaan program di tingkat daerah yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi serta kepentingan di daerah tersebut.

            Program Daerah meliputi program umum dan program bidang. Adapun program umum meliputi : Konsolidasi Ideologi, Konsolidasi Kelembagaan, dan Konsolidasi Kepemimpinan. Sementara program bidang meliputi : program bidang Tabligh, Pembinaan Keluarga, program bidang Perkaderan , dan program bidang Pendidikan.

DASAR KEBIJAKAN PROGRAM ‘AISYIYAH

BALIKPAPAN

2015-2020

Dasar kebijakan program meliputi :

A.     LANDASAN PERUMUSAN PROGRAM

Program ‘Aisyiyah periode 2015-2020 dirumuskan berdasar nilai-nilai yang menjadi landasan organisasi :

a.      Al-Qur’an dan as-Sunnah

b.      AD/ART ‘Aisyiyah

c.       Nilai-nilai dasar ‘Aisyiyah dan persyarikatan :

1)      Mukaddimah AD Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah

2)      Kepribadian Muhammadiyah

3)      Khittah perjuangan Muhammadiyah

4)      Matan, Keyakinan Dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah

5)      Masailul-khams (Masalah Lima tentang agama, ibadah, dunia, qiyas dan sabilillah)

6)      Pedoman Hidup Islami Muhammadiyah

7)      Pernyataan pikiran Muhammdiyah jelang 1 abad

8)      Pernyataan pikiran Muhammadiyah abad ke-dua

9)      Fikih al-Ma’un

 

B.      PRINSIP PROGRAM

Program-program yang akan dirumuskan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut:

 

a.      Prinsip rahmatan lil ‘alamin :

Bahwa program ‘Aisyiyah dijiwai oleh nilai-ilai kebaikan dan nilai-nilai keutamaan yang membawa rahmat bagi semesta.

b.      Prinsip hikmah :

Bahwa dalam melaksanakan program mempertimbangkan situasi dan kondisi secara proporsional, bijaksana dan pendekatan yang menyejukkan.

c.       Prinsip kemanfaatan :

Bahwa program memprioritaskan untuk benar-benar memberi manfaat dan kemashlatahan umat.

d.      Prinsip kemajuan dan pemberdayaan :

Bahwa program tersebut berdasarkan pada usaha-usaha memberdayakan dan memajukan sehingga berhasil mencapai tujuan gerakan.

e.      Prinsip efisiensi dan efektivitas :

Bahwa program harus memperhitungkan asas-asas efisiensi dan efektivitas dengan mempertimbangkan kemampuan, waktu pelaksanaan, kesediaan dana dan personil serta menghindari tumpang tindih dan pemborosan.

f.        Prinsip fleksibiltas :

Program diarahkan sesuai kondisi dan kepentingan daerah.

 

g.      Prinsip eviden based :

Program disusun dan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kenyataan yang ada berdasar data-data yang dikumpulkan baik oleh ‘Aisyiyah maupun lembaga lain yang kompeten.

 

 

C.      TUJUAN PROGRAM

Usaha-usaha ‘Aisyiyah harus mengarah pada penguatan dan pengembangan dakwah dan tajdid yang mencerahkan untuk mencapai tujuan organisasi.

 

D.     PROGRAM UMUM

Program umum adalah rencana kegiatan yang bersifat lintas bidang dan pelaksanaannya menjadi tanggung jawab Pimpinan organisasi baik langsung maupun melibatkan Badan Pembantu Pimpinan sesuai dengan tingkatan dan kewenangan.

Program umum tersebut meliputi : Konsolidasi Ideologi, Konsolidasi Kelembagaan, dan Konsolidasi Kepemimpinan.

 

1.      Konsolidasi Ideologi

Tujuan :

Tertanamnya nilai-nilai fundamental gerakan berupa komitmen, solidaritas atau ukhuwah, militansi, daya juang yang berbasis pada misi gerakan Muhammadiyah / ‘Aisyiyah yang menjiwai seluruh perilaku anggota, kader, dan Pimpinan ‘Aisyiyah.

Program :

a.      Mengintensifkan pembinaan nilai-nilai ajaran Islam yang berkemajuan (Al-Islam) berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah bagi anggota dan Pimpinan diseluruh tingkatan Pimpinan, amal usaha ‘Aisyiyah dan jamaah ‘Aisyiyah

b.      Meningkatkan pembinaan dan penyebarluasan ideologi dan prinsip-prinsip nilai gerakan Muhammadiyah / ‘Aisyiyah seperti Mukaddimah Anggaran Dasar (AD) Muhammadiyah , Mukaddimah Anggaran Dasar ‘Aisyiyah , Kepribadian Muhammadiyah, Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah (MKCH), Khittah Muhammadiyah, Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM), dan lain sebagainya bagi anggota dan Pimpinan diseluruh tingkatan Pimpinan, amal usaha ‘Aisyiyah dan jamaah ‘Aisyiyah.

c.       Menanamkan kesadaran komitmen, militansi, dan solidaritas kolektif anggota , kader, dan Pimpinan dalam berorganisasi dan memperjuangkan usaha dan cita-cita ‘Aisyiyah.

d.      Mengintensifkan kajian-kajian pemikiran Islam yang berkemajuan berlandaskan pada Al-Qur’an dan Sunnah serta memperhatikan fakta dan data empiris dalam menanggapi isu-isu aktual dan masalah-masalah penting dalam berbagai aspek kehidupan untuk mengembangkan peran ‘Aisyiyah sebagai gerakan dakwah dan tajdid sehingga Islam menjadi pencerahan solusi bagi kehidupan umat.

e.      Menumbuhkan serta memperkuat kesadaran dan pemahaman tentang nilai-nilai gerakan seperti nilai-nilai amal sholih, jihad sosial, ta’awun, dan nilai-nilai lainnya didalam gerakan ‘Aisyiyah kepada para anggota pimpinan yang berangkat dari latar belakang dan motivasi yang beragam.

 

2.      Konsolidasi Gerakan

Tujuan :

Meningkatnya kapasitas organisasi sebagai gerakan dakwah yang mengembangkan budaya maju, dinamis, dan unggul berlandaskan pada ideologi dan misi gerakan.

Program :

a.      Menguatkan peran ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Muhammadiyah yang bergerak dalam bidang dakwah kemasyarakatan / keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan universal.

b.      Menguatkan posisi dan peran ‘Aisyiyah sebagai kekuatan strategis masyarakat sipil / masyarakat madani yang mampu berkontribusi dalam dinamika gerakan perempuan Indonesia khususnya Balikpapan untuk pencerahan umat dan bangsa.

c.       Mengembangkan pusat data dan pengembangan pemikiran isu-isu perempuan dan anak berdasarkan Islam berkemajuan sebagai rujukan dalam menggerakkan dakwah keumatan dan kebangsaan.

d.      Meningkatkan peningkatan dan pengembangan budaya organisasi yang berorientasi sebagai organisasi gerakan yang bercirikan etos ilmu amaliyah, kerja keras, profesional dan dilandasi nilai ibadah dan keikhlasan dalam menjalankan dakwah.

e.      Meningkatkan konsolidasi organisasi baik secara langsung maupun tidak langsung secara berjenjang melalui kunjungan pimpinan ketingkat pimpinan dibawahnya, melalui konsolidasi organisasi, refreshing pimpinan, dialog pimpinan, dan bentuk kegiatan lainnya untuk penguatan pimpinan dan gerakan.

f.        Meningkatkan sinergitas dan efektifitas pelaksanaan program lintas majelis/lembaga disemua tingkatan organisasi.

g.      Menyusun berbagai regulasi dan panduan yang menjadi rujukan dan tuntunan bagi para pimpinan dalam melaksanakan program Dakwah ‘Aisyiyah.

h.      Mengembangkan kerjasama baik internal maupun eksternal seperti pemerintah, organisasi sosial kemasyarakatan, LSM, instansi swasta, tingkat wilayah (provinsi) melalui kemitraan strategis, harmonis, setara dan sesuai dengan prinsip-prinsip organisasi dalam rangka mendukung pencapaian tujuan organisasi.

 

3.      Konsolidasi Kepemimpinan

Tujuan :

Tertata dan meningkatkan kualitas Pimpinan dalam rangka mengelola dan mengarahkan gerak organisasi, serta meningkatkan kualitas komitmen, wawasan, visi, dan kemampuan operasional kader sebagai pelaku gerakan.

Program :

a.      Meningkatkan kualitas Pimpinan dan kader sebagai penggerak organisasi yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan peran ‘Aisyiyah dalam kehidupan umat.

b.      Mengembangkan sistim kepemimpinan kolektif kolegial yang visioner, efektif, responsif dan transformatif yang berbasis pada nilai-nilai Islam berkemajuan sehingga mampu memecahkan masalah keorganisasian, keumatan, dan kebangsaan yang berkembang.

c.       Meningkatkan kualitas sumber daya Pimpinan disetiap tingkatan melalui berbagai strategi yang berorientasi pada pemahaman visi, misi dan regulasi organisasi, pengembangan wawasan, kesadaran kritis, dan kemampuan manajerial sehingga mampu menjalankan fungsi-fungsi manajerial dan kepemimpinan organisasi.

d.      Mengembangkan kajian isu-isu keumatan, kebangsaan dan secara khusus perempuan dan anak dengan berbasis Islam yang berkemajuan dan ideologi gerakan bagi pimpinan disetiap tingkatan organisasi.

e.      Menyusun database Pimpinan dan kader untuk berbagai kepentingan pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan organisasi.

f.        Meningkatkan kapasitas Kepemimpinan Daerah, Cabang dan Ranting untuk terlibat dalam proses pengambilan kebijakan publik melalui Musyawarah Desa/ Musrenbangdes, Musyawarah tingkat Kecamatan/ Musrenbangam dan Musrenbangda.

 

 

4.      Manajemen Organisasi

Tujuan :

Meningkatkan kapasitas manajemen organisasi yang efektif dan efisien serta berorientasi pada kemajuan dan profesionalitas yang mendukung peran strategis dakwah ‘Aisyiyah

a.      Manajemen Kelembagaan

1)      Mengembangkan manajemen organisasi yang mengarah pada profesionalisasi dan tata kelola organisasi yang baik dan dinamis dengan mengintensifkan fungsi regulasi organisasi sehingga organisasi mampu mewujudkan misi dan tujuan.

2)      Menyusun regulasi organisasi sesuai kebutuhan organisasi antara lain : pembagian kewenangan setiap tingkatan pimpinan dari wilayah sampai tingkat ranting untuk menghindari overlapping peran di masing-masing level kepemimpinan, dan regulasi lainnya.

3)      Mengembangkan sistim atau panduan pengelolaan program mulai dari perencanaan sampai monitoring dan evaluasi disertai tindak lanjut pelatihan oleh tingkatan pimpinan diatasnya.

4)      Meningkatkan fungsi kesekretariatan sebagai pusat kegiatan organisasi dan pusat data serta penguatan fungsi sekretaris sebagai pusat kendali manajemen organisasi dalam usaha meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas organisasi sebagai instrumen gerakan.

5)      Meningkatakan efektivitas mekanisme sosialisasi regulasi organisasi seperti AD/ART, Qoidah, Peraturan, Pedoman, Ketentuan, Tuntunan/Panduan, Juklak/Juknis, dan hasil-hasil Pemusyawaratan tingkat wilayah seperti : Musyawarah Wilayah, Musyawarah Pimpinan Wilayah, dan Pemusyawaratan disemua tingkatan organisasi kepada semua tingkatan organisasi, majelis / lembaga, dan pimpinan amal usaha sebagai rujukan bagi pimpinan dalam menjalankan organisasi.

6)      Membangun kultur diskusi dan kesadaran sosialisasi, tentang regulasi dan berbagai keputusan organisasi, secara horizontal (pimpinan-majelis), vertikal (wilayah-ranting), yang mana regulasi tersebut menjadi pijakan dalam mengambil kebijakan organisasi. Selain itu, penting dibangun budaya berbagi pengetahuan yang dilembagakan diantara pimpinan organisasi termasuk pimpinan dibawahnya.

7)      Menyusun peta dakwah disetiap tingkatan sebagai baseline untuk menyusun  strategi dakwah dan pengembangan strategi program ditengah tantangan eksternal organisasi.

8)      Menyusun panduan berjejaring atau kerjasama programatik dengan berbagai pihak baik pemerintah dan instansi swasta.

9)      Mengembangkan basis data (database) organisasi yang selalu ter-update secara komprehensif untuk pengembangan peta dakwah.

 

b.      Sistim Komunikasi dan Informasi

1)      Meningkatkan koordinasi dan komunikasi efektif seluruh jajaran pimpinan, baik secara vertikal maupun horizontal secara kontinyu dan dinamis untuk kemajuan organisasi.

2)      Mengembangkan sistim komunikasi informasi organisasi yang berbasis teknologi informati (TI) melalui optimalisasi website, email, SMS gate way dan yang lainnya.

3)      Mengembangkan dan meningkatkan kualitas media publikasi ‘Aisyiyah baik melalui cetak seperti Suara ‘Aisyiyah, maupun melalui media publikasi lainnya sebagai media dakwah.

4)      Mengembangkan sistim informasi ‘Aisyiyah (SIA) yang berfungsi sebagai pendokumentasian, mendukung efektifitas komunikasi dan koordinasi serta dapat diakses oleh organisasi disetiap tingkatan dari pusat hingga cabang.

 

c.       Manajemen Keuangan

1)      Menyempurnakan sistim manajemen keuangan organisasi yang memenuhi standar tatakelola keuangan yang baik.

2)      Meningkatkan kemampuan / skill bagi bendahara (pengelola keuangan) organisasi dan Badan Pembantu Pimpinan dengan mengadakan pelatihan dan pendampingan pengelolaan keuangan.

 

5.      Penguatan Cabang – Ranting

a.      Revitalisasi cabang dan ranting secara tersistim melalui gerakan Keluarga Sakinah dan Qoryah Thayyibah maupun gerakan dakwah jamaah sebagai basis gerakan ‘Aisyiyah di akar rumput.

b.      Meningkatkan jumlah cabang dan ranting ‘Aisyiyah di masing-masing daerah dengan model pilot kegiatan (praksis sosial) di komunitas baik bersifat mandiri maupun kemitraan.

c.       Memperkuat kapasitas cabang dan ranting melalui pelatihan, tukar pengalaman, dan kunjungan silang ke cabang dan ranting yang memiliki inovasi dalam bidang tertentu, termasuk mengapresiasi dan mempromosikan inisiatif lokal yang bersifat inovatif.

d.      Mengembangkan model-model praksis dakwah yang berbasis ada komunitas, seperti : Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA), BUEKA, Desa Siaga Sakinah dan sebagainya.

e.      Mengembangkan program penguatan masyarakat madani antara lain melalui civic education, terlibat dalam undang-undang desa, dan advokasi.

f.        Penguatan dan penambahan cabang dan ranting secara kuantitas minimal sama dengan jumlah cabang-ranting Muhammadiyah yang pelaksanaannya bersinergi dengan Muhammadiyah dan Amal Usaha.

 

6.      Penguatan Amal Usaha

a.      Revitalisasi amal usaha ‘Aisyiyah yang berorientasi pada mutu sebagai kekuatan penggerak (driving force) gerakan ‘Aisyiyah dalam menjalankan dakwah.

b.      Penguatan ideologi Muhammadiyah bagi para pemimpin dan pengelola amal usaha sehingga mampu memobilisasi / menggerakkan sumber daya manusia dan mengembangkan amal usaha sejalan denga prinsip dan misi gerakan.

c.       Optimalisasi fungsi dan peran amal usaha ‘Aisyiyah sebagai lembaga pembibitan dan pembinaan kader ‘Aisyiyah.

 

E. PROGRAM BIDANG

Program bidang merupakan rencana kegiatan yang terfokus pada masing-masing aspek dan pelaksanaannya dilakukan oleh Badan Pembantu Pimpinan yang bersifat lintas Majelis dan Lembaga.

 

1.      Bidang Pembinaan Keluarga

Tujuan :

Terbina dan berkembangnya kualitas kehidupan keluarga dalam seluruh aspek secara berkeadilan dan berkemakmuran menuju terciptanya keluarga sakinah.

Program :

a.      Menguatkan pembinaan keluarga dengan basis nilai-nilai agama, untuk membentuk manusia yang memiliki kekokohan iman, mentalitas dan karakter yang kuat sehingga mampu mengembangkan potensi dan kapasitas diri yang berguna bagi dirinya, keluarga, masyarakat dan bangsa.

b.      Memperluas sosialisasi dan peningkatan kualitas pembinaan keluarga yang berpedoman pada buku Tuntunan Keluarga Sakinah bagi masyarakat luas melalui berbagai model yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat.

c.       Meningkatkan kesadaran tentang hak-hak dan kewajiban dalam keluarga serta kesadaran tentang kesetaraan relasi laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam.

d.      Meningkatkan dan mengintensifkan peran keluarga (orang tua dan orang dewasa) sebagai pendamping anak dalam beradaptasi dengan dunia media informasi melalui pendidikan media literasi.               

e.      Mengintensifkan sosialisasi UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, UU No 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Keluarga, UU No 21 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang atau Trafficking, UU No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, Inpres No 1 tahun 1991, dan KHI

f.        Mengembangkan model pendekatan perlindungan dan bantuan hukum bagi perempuan dan anak korban kekerasan berlandaskan agama, sosial, psikologi dan hukum.

g.      Mengupayakan pencegahan sejak dini terhadap bahaya miras, napsa, demoralisasi, sex bebas, kriminalitas dan bentuk-bentuk penyimpangan sosial lainnnya melalui pembinaan keluarga.

h.      Mengembangkan model pendidikan bagi orang tua (parenting) dalam pembinaan karakter anak sesuai Tuntunan Keluarga Sakinah.

i.        Mengembangkan pendidikan pra nikah bagi calon pengantin dan remaja.

 

2.      Bidang Tabligh

Tujuan :

Terbangunnya kualitas aqidah, akhlak, ibadah dan muamalah di kalangan umat berlandaskan nilai – nilai Al-Qur’an dan sunnah maqbullah melalui pesan-pesan yangbersifat pencerahan dengan berorientasi pada pembebasan, pemberdayaan dan berkemajuan.

Program :

a.      Mengintensifkan pembinaan aqidah, akhlak, ibadah bagi pimpinan daerah, cabang dan ranting serta masyarakat luas melalui pengajian, kajian, publikasi dan media lainnya.

b.      Mengintensifkan pengajian pimpinan daerah, cabang dan ranting yang mengacu pada HPT dan PHIWM.

c.       Meningkatkan fungsi dan peran korps muballighat sebagai ujung tombak dakwah ‘Aisyiyah Balikpapan.

d.      Mengintensifkan pembinaan keluarga sakinah di daerah binaan ‘Aisyiyah.

e.      Menyebarluaskan buku panduan keluarga sakinah, buku saku pelatihan pra nikah, pola asuh dan lain-lain yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

f.        Mengintensifkan dakwah masyarakat dengan pemberdayaan masyarakat melalui qoryah thayyibah.

Membuat desa yang baik, desa beriman.

Menyuarakan melalui media Electronik.

g.      Mengintensifkan dakwah khusus di rutan, eks-lokalisasi, dakwah muallaf dan daerah pinggiran.

h.      Mengupayakan dakwah melalui media audio visual (radio dan televisi) serta media sosial.

i.        Mensosialisasikan majalah suara ‘Aisyiyah, Muhammadiyah dan buletin Al-Islam.

 

3.      Bidang Pendidikan

Tujuan :

Meningkatkan kualitas keunggulan pendidikan ‘Aisyiyah sebagai strategi pembentukan manusia yang utuh, berilmu dan berkarakter.

Program :

a.      Revitalisasi TK ‘Aisiyah, PAUD dan lembaga pendidikan sejenis agar mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lain.

b.      Menyusun pedoman dan peraturan bagi guru serta karyawan dil lingkungan TK ABA, PAUD di lingkungan ‘Aisyiyah Balikpapan sebagai acuan penyelenggaraan pendidikan.

c.       Mengadakan pembinaan dan pelatihan bagi guru baik melalui pelatihan ditingkat daerah maupun ditingkat wilayah.

d.      Mengusahakan berdirinya PAUD ‘Aisyiyah di Balikpapan Timur.

e.      Mengupayakan tertib administrasi dan pembinaan bagi Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di lingkungan ‘Aisyiyah.

f.        Menyelenggarakan kegiatan parenting yang melibatkan guru, orang tua dan kelompok pengajian di lingkungan TK ABA dan PAUD ‘Aisyiyah.

g.      Guru dan anggota lainnya wajib mengikuti pengajian, memperbaiki bacaan alqurán dan anggota lainnya.

 

4.      Bidang Perkaderan

Tujuan :

Meningkatkan kualitas kader yang memiliki intergritas, komitmen, militansi, ghirah, solidaritas/ukhuwah, daya juang, wawasan dan profesionalitas berbasis ideologi gerakan yang menjiwai seluruh perilaku anggota, kader dan pimpinan ‘Aisyiyah.

 

Program :

a.      Mengembangkan sistim perkaderan yang mampu mentransformasikan nilai-nilai Islam yang berkemajuan, nilai- nilai ideologi Muhammadiyah, dan nilai-nilai perjuangan ‘Aisyiyah.

b.      Mengadakan refreshing pimpinan daerah, cabang dan ranting untuk memperkuat nilai-nilai ideologi bagi kader Muhammadiyah dan kader ‘Aisyiyah.

c.       Mengadakan Darul Arqam, Baitul Arqam bagi pimpinan daerah, cabang, ranting, amal usaha serta guru dan karyawan di lingkungan ‘Aisyiyah.

d.      Mengintensifkan pembinaan korp muballighah ‘Aisyiyah Balikpapan untuk menjawab tantangan dakwah di ‘Aisyiyah.

e.      Menyusun peta dakwah sebagai baseline untuk menyusun  strategi dakwah di setiap daerah dan cabang untuk mengetahui tantangan dakwah setiap daerah.

f.        Mengadakan kajian-kajian tentang isu-isu keumatan serta isu-isu perempuan dan anak.

g.      Mengintensifkan pembinaan kader melalui pilar perkaderan angkatan muda Muhammadiyah putri (IPMwati) dan NA serta kader yang berlatar belakang profesi.

h.      Mengintensifkan pembinaan perkaderan ‘Aisyiyah melalui keluarga.

 

5.      Program Bidang Kesehatan

Tujuan :

Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat khususnya perempuan, bayi dan anak yang berbasis pelayanan kesehatan dan komunitas berdasar pada spirit al-Ma’un.

Program :

a.      Mengembangkan paduan kegiatan promosi dan pemberdayaan kesehatan masyarakat yang berkeadilan dan berbasis pada faham Islam berkemajuan khususnya bagi perempuan dan anak antara lain ; panduan kesehatan reproduksi, keluarga berencana (KB), Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS), penanggulangan penyakit menular dan penyakit tidak menular, gizi, dan panduan lainnya sebagai acuan atau rujukan bagi para penggerak / motivator, muballighat, dan penggiat kesehatan masyarakat.

b.      Meningkatkan kuantitas dan kemampuan motivator/ muballighat kesehatan masyarakat melalui pelatihan, diskusi, sharing pengalaman, dan kegiatan lain yang mampu berperan sebagai penggerak dakwah kesehatan.

c.       Pemberdayaan muballighat kesehatan ‘Aisyiyah dengan memberikan penyuluhan langsung ke masyarkat mengenai ANC, pencegahan 3T dan 4T pada ibu hamil untuk ikut berkontribusi menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI).

d.      Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat (khususnya perempuan dan remaja) tentang kesehatan reproduksi, Keluarga Berencana (KB) sebagai upaya penurunan angka kematian ibu melahirkan dan pencegahan kanker (serviks / leher rahim dan payudara) melalui tes IVA / papsmear dengan pendekatan hak-hak perempuan yang berdasarkan nilai-nilai Islam.

e.      Mempromosikan kesehatan reproduksi remaja melalui pengembangan metode yang sesuai di sekolah dan kelompok-kelompok remaja di komunitas.

f.        Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya Inisiasi Menyusui Dini (IMD), ASI eksklusif, dan imunisasi pada anak untuk mencegah timbulnya penyakit dan menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) serta terjaminnya tumbuh kembang anak.

g.      Mengembangkan kegiatan pemberdayaan dan pendampingan bagi lansia melalui pembentukan dan pengembangan Posyandu Lansia Terpadu Sakinah (PLTS) diseluruh cabang.

h.      Meningkatkan pemberdayaan dan partisipasi masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan  melalui implementasi konsep Keluarga Sakinah dan Qaryah Thayyibah.

 

6.      Program Bidang Kesejahteraan Sosial

Tujuan :

Berkembangnya / meningkatnya pemberdayaan, pelayanan dan penyantunan masyarakat dhuafa dan berbagai kelompok yang termarjinalkan yang berbasis gerakan al-Ma’un.

Program :

a.      Menyusun dan mengembangkan pedoman dan tuntunan manajemen amal usaha di bidang kesejahteraan sosial antara lain panti asuhan, rumah singgah dan amal usaha lainnya yang berorientasi pada mutu dan profesionalisme serta berbasis pada nilai-nilai al-Ma’un sehingga mampu bersaing dengan lembaga-lembaga sosial lain di masyarakat.

b.      Meningkatkan kajian isu-isu perlindungan sosial berbasis Islam Berkemajuan untuk memperkuat landasan dalam mengambil kebijakan program yang berpihak pada dhuafa mustadh’afin.

c.       Meningkatkan usaha-usaha pemberdayaan , pelayanan, dan penyantunan serta perlindungan melalui berbagai model praksis bagi kelompok masyarakat dhuafa/miskin, anak-anak terlantar, lansia, penyandang disabilitas, korban narkotika, serta kelompok lain yang termarjinalkan.

d.      Mengusahakan terbentuknya Posyandu Lansia di tiap-tiap Pimpinan Cabang ‘Aisyiyahdan diadakan senam lansia.

e.      Meningkatkan fungsi dan peran panti asuhan sebagai wadah untuk menggali dan mengembangkan potensi anak asuhyang berbakat serta menjadi pusat perlindungan anak.

f.        Meningkatkan sosialisasi untuk penghapusan berbagai tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak serta melakukan pendampingan bagi korban kekerasan dan secara khusus korbantrafficking.

g.      Meningkatkan sosialisasi pemahaman dan tindakan terhadap perdagangan manusia (trafficking) serta melakukan pendampingan bagi korban trafficking.

h.      Mengembangkan pusat perlindungan anak atau Rumah Aman dan Women Crisis Centre (WCC) sebagai pelayanan terhadap korban kekerasan perempuan dan anak.

i.        Merintis program pelayanan anak dengan kebutuhan khusus dan layanan

j.        khusus lainnya sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya masyarakat dhuafa.

k.       Membentuk kelompok Bina Keluarga Lansia serta kelompok Bina Remaja.

 

7.      Program Bidang Ekonomi dan Ketenagakerjaan

Tujuan :

Terbangunnya kesadaran dan perilaku ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan warga, umat dan masyarakat.

Program :

a.      Menumbuhkan semangat kewirausahaan (entrepreneur) melalui penguatan dan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah.

b.      Mengembangkan ekonomi keluarga melalui gerakan Bina Usaha Ekonomi Keluarga (BUEKA) yang berbasis komunitas sebagai upaya penguatan cabang dan ranting.

c.       Memanfaatkan balai latihan kerja untuk meningkatkan keterampilan perempuan.

d.      Mengaktifkan koperasi ‘Aisyiyah “SEPADAN” sebagai lembaga ekonomi ‘Aisyiyah Balikpapan (PDA) untuk memenuhi kebutuhan warga ‘Aisyiyah Balikpapan.

8.      Bidang Pendidikan Politik

 

 

Tujuan :

Terbangunnya kesadaran dan perilaku warga akan hak dan kewajiban dalam masyarakat.

Program :

a.      Meningkatkan partisipasi dan peran ‘Aisyiyah dalam dinamika kehidupan bermasyarakat yang demokratis.

b.      Mengkampanyekan budaya berpolitik yang santun, beretika dan anti-korupsi di lembaga publik di berbagai level pimpinan.

c.       Mengembangkan pendidikan kewarganegaraan (civic education) untuk meningkatkan pemahaman dan membangun kesadaran kritis masyarakat tentang hak-hak warga melalui pengajian, diskusi dan lain-lain.

d.      Mendorong peran aktif ‘Aisyiyah dalam pelaksanaan Undang-Undang Desa baik keterlibatan dalam mengawal program maupun implementasi atas Undang-Undang Desa.

e.      Mengembangkan jaringan sinergis dengan kader dan simpatisan ‘Aisyiyah / Muhammadiyah yang berada di lembaga pemerintahan, legistlatif, yudikatif dan lembaga lainnya untuk meningkatkan peran ‘Aisyiyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

9.      Bidang Hukum dan HAM

 

Tujuan :

Terbinanya kesadaran dan perilaku hukum serta HAM dalam menciptakan keadilan, ketertiban dan kebaikan hidup bersama berbasis norma hukum, norma agama dan budaya.

 

Program :

a.      Meningkatkan sosialisasi pemahaman dan penyadaran hukum melalui gerakan keluarga sakinah dan Qaryah Thayyibah (Kadarkum)

b.      Meningkatkan sosialisasi pemahaman tentang bentuk kekerasan terhadap perempuan sebagai pelanggaran hak asasi manusia dan nilai-nilai Islam serta upaya pencegahan dan penghapusan terhadap segala bentuk kekerasan pada perempuan dan anak.

c.       Meningkatkan partisipasi dalam gerakan anti-korupsi dan mafia peradilan,serta mengupayakan peningkatkan gerakan pemerintahan yang bersih.

 

10.  Bidang Lingkungan Hidup

Tujuan :

Terbangunnya kesadaran dan perilaku ramah linkungan bagi anggota, kader, dan Pimpinan di seluruh tingkatan dan amal usaha sehingga mampu mengembangkan gerakan pelestarian lingkungan.

Program :

a.      Mengintensifkan sosialisasi dan pendampingan peduli sampah,  pengelolaan sampah, serta kampanye mengurangi penggunaan plastik.

Membuat Bank sampah, penyediaan wastapel disetiap amal usaha ‘Aisyiyah

b.      Meningkatkan kemampuan kelembagaan, sumber daya manusia dan kerjasama dalam melakukan pendampingan dan advokasi lingkungan hidup bagi masyarakat.

c.       Meningkatkan sosialisasi dan pendampingan gerakan ramah lingkungan, penghijauan dan sadar lingkungan melalui pendidikan dan kegiatan-kegiatan masyarakat.

 

11.  Bidang Kebudayaan

Tujuan :

Terbangunnya kesadaran dan perilaku yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur / utama dalam masyarakat.

Program :

a.      Mengimplemantasikan tuntunan dakwah kultural sebagai sarana bentuk penanaman nilai-nilai budaya Islami dalam masyarakat.

b.      Mengembangkan batik Balikpapan sebagai kekayaan budaya yang memiliki keunikan, nilai-nilai budaya dan filosofi.

c.       Mengembangkan program pariwisata sebagai media pendidikan karakter.

d.      Membudayakan gemar membaca dan menulis serta pendokumentasiannya.

e.      Membuat perpustakaan Daerah ‘Aisyiyah

Shared Post: